Foto vertikal 9:16 (1080x1920) untuk FRAME PERTAMA video iklan Indonesia.

ORANGNYA: Mas Yusuf Maulana, laki-laki Indonesia 40 tahun, BERKACAMATA bingkai tipis persegi, kemeja flanel merah maroon lengan digulung di atas kaus putih, celana kerja gelap, rambut hitam belah samping rapi, wajah ramah. Wajahnya SAMA PERSIS dengan foto acuan yang dilampirkan. Dia berada di Garasi rumah yang disulap jadi toko material kecil, rak kayu berisi kaleng cat dan ikatan pipa, tumpukan karung semen di lantai semen, tertangkap SEDANG BERGERAK: Yusuf sudah mendorong troli berisi karung semen masuk ke garasi, kamera sejajar dada. Produknya jelas terlihat.

PROPERTI: Tumpukan karung semen abu polos tanpa tulisan, kaleng cat silinder polos berjajar di rak kayu, ikatan pipa PVC abu, troli besi, buku catatan bergaris polos. DILARANG uang kertas dan angka tertulis. Real smartphone photo look: fine sensor grain, natural slightly warm colours, sharp face, softly blurred background, NOT a studio ad, NOT 3D render, no beauty filter, skin with visible pores, composition slightly off-centre like a real phone snapshot.

AREA ATAS KOSONG (CLEAN EMPTY HEADROOM): sepertiga atas bingkai dibuat lapang, sederhana, dan tidak ramai — hanya latar dinding/ruangan yang tenang, tanpa benda mencolok — karena area itu akan ditempeli teks saat penyuntingan. Kepala orangnya berada di bawah area ini.

CRITICAL TEXT RULE: ZERO text anywhere in the image — no letters, no digits, no words, no captions, no headline. The image must be completely free of any writing.

Every surface is plain and blank: no labels, no stickers, no packaging print, no banknotes, no digits, no writing on any object, no signboards, no price tags, no brand logo. ABSOLUTELY NO colour-swatch boxes, NO hex codes, NO palette strips, NO watermark, NO signature, NO caption bar. No phone, tablet, laptop or screen of any kind. No knife, machete, scissors or any blade. No other person and no animal in the frame.